Langsung ke konten utama

Pengaspalan Jalan Desa Pergam Tidak Sesuai Standar

TOBOALI-Proyek peningkatan Jalan Desa Pergam, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) diduga tidak sesuai ketentuan teknis proyek. Pasalnya, ketebalan aspal hanya ½ centimeter. Padahal seharusnya ketebalanya adalah 3 centimeter. Hal ini disampaikan Tokoh Masyarakat Peduli Pembangunan Basel Eriyanto Erikmika. "Kondisi proyek peningkatan jalan sangat jauh dari standar kualitas ketebalan dan terkesan asal-asalan," ujar dia, Selasa (2/4).

Ia menegaskan, dirinya kecewa dengan kualitas pengerjaan jalan tersebut. Seharusnya, kata dia, mereka bisa mengerjakan proyek sesuai rencana anggaran biaya (RAB) yang telah ditentukan. Bahkan dia mengungkapkan proyek tersebut bukannya peningkatan jalan melainkan terkesan hanya pengecatan jalan hot mix saja. “Kita liat aja nanti penyelesaianya. Jika masih seperti ini dan tidak sesuai RAB akan kita laporkan agar diproses hukum,” tegasnya.

PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) Kementrian PU, Suwarno saat dikonfirmasi mengungkapkan, proyek kegiatan itu bukan peningkatan jalan melainkan pemeliharaan jalan Desa Pergam yang dilakukan secara berkala.“ Saya jelaskan itu bukan peningkatan jalan tetapi pemeliharaan jalan. Makanya aspal yang dipergunakan adalah aspal dingin karena hanya sebatas melapisi jalan yang ada keretakan,” kata Suwarno.

Diakuinya ketebalan aspal hanya ½ centimeter karena jalan Desa Pergam tersebut dinilainya masih bagus dan hanya melakukan pelapisan pori-pori yang retak agar tidak tergenang air dan cepat rusak. “Nah, jadi itu bukan peningkatan jalan makanya tidak mencapai ketebalan 3 centimeter. Selain itu, jalan-jalan yang licin kita buat menjadi kasar agar tidak terjadi kecelakaan disaat hujan,” jelasnya. (bim)

Sumber :
http://www.radarbangka.co.id/berita/detail/global/17114/pengaspalan-jalan-desa-pergam-tidak-sesuai-standar.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Burung Pergam

Pergam Hijau  adalah spesies burung yang terdapat di sebagian besar wilayah Indonesia, bulu bagian atas punggung dan ekor bagian bawah berwarna cokelat tua. Burung Pergam Hijau berukuran besar, kira-kira 45 cm dan kepala,leher, dan tubuh bagian bawah abu-abu agak merah jambu pucat. Penutup ekor bagian bawah merah-coklat. Tubuh bagian atas hijau gelap dengan warna pelangi perunggu mengkilap.Iris coklat kemerahan; paruh biru abu-abu; dan kaki merah gelap  .  Suaranya adalah derukan menggema keras dan dalam : hu-hu-hu-hu-hu, cek tajam sewaktu berkelahi dan kru-kruuuuu yang keras.

Beli All New Suzuki Ertiga Pilihan Keluarga Dapat Angpao Jutaan Rupiah

SinarHarapan.ID BANGKAPOS/COM, BANGKA - Sejak diluncurkan April 2018 lalu, produk unggulan dari PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) All New Ertiga terus konsisten menjawab kebutuhan pecinta Suzuki dan menjadi pilihan keluarga Bangka Belitung. Hal ini terbukti dari penjualan All New Ertiga pada tahun 2018 kemarin Suzuki All New Ertiga memimpin Market Share di Babel di kelas Low Bonet sebesar 36 persen dan ini artinya Suzuki sangat diterima baik oleh masyarakat Bangka Belitung. "Harga Suzuki All New Ertiga dimulai Rp 180 jutaan. DP All New Ertiga mulai Rp 7 jutaan saja dan dapatkan juga angpao senilai jutaan rupiah hingga akhir bulan ini," tambah Hendra P Kusuma selaku General Manager PT Jagorawi Motor dari rilis yang diterima bangkapos.com, Minggu (27/1/2019). Berdasarkan hasil riset internal Suzuki yang dilakukan kepada para konsumen, mayoritas pembeli All New Ertiga adalah orang yang sudah berkeluarga. Para keluarga ini berpendapat bahwa All New Ertig...

Peninggalan Sejarah Desa Pergam

Benda-benda di bawah ini adalah peninggalan sejarah dari Desa Pergam. peninggalan sejarah ini terdapat di Desa Pergam Kecamatan Airgegas Kabupaten Bangka Selatan, lokasi Desa Pergam dapat dicapai dalam 30 menit perjalanan dari Kota Toboali. Sampai saat ini benda-benda tersebut masih tersimpan disalah satu rumah penduduk Desa Pergam yang merupakan juru rawat benda-benda tersebut. Dafta-daftar Nama Peninggalan Sejarah di Desa Pergam : 1. Kris ampuh 2. Gong 3. Guci Sumber : https://visitbangkabelitung.com/content/peninggalan-sejarah-pergam